Mengenal Sedikit Siput, Bekicot atau, dan Resrepo



Beberapa siput darat dikenal sebagai hama pertanian dan kebun, namun pada beberapa spesies merupakan makanan lezat yang dapat dimakan dan kadang-kadang menjadi hewan peliharaan rumah tangga. Selain itu, lendir dari siput sendiri juga bisa dimanfaatkan untuk produk perawatan kulit dan beberapa kesehatan lainnya.
Siput mencari makan pada malam hari. Kebiasaan pada makan siput sangat bervariasi, ada yang bersifat generalis dan ada pula yang spesialis dalam hal memakan dan makanan siput. (Snails feed at night). Mereka terutama memakan bahan organik yang membusuk. Makanan mereka juga mencakup jamur, lumut kerak, dedaunan hijau, cacing, lipan, serangga, kotoran hewan, bangkai, dan siput lainnya. Beberapa siput juga memakan siput lain. Siput merupakan gastropoda yang memiliki cangkang bergelung pada tahap dewasa. Dalam arti luas, yang juga menjadi makna "Gastropoda", mencakup siput dan siput telanjang (siput tanpa cangkang, dalam bahasa Jawa dikenal sebagai resrespo). Kelas Gastropoda menempati urutan kedua terbanyak dari segi jumlah spesies anggotanya setelah serangga. 
Habitat, bentuk, tingkah laku, dan anatomi siput pun sangat bervariasi di antara anggota-anggotanya. Siput dapat ditemukan pada berbagai lingkungan yang berbeda: dari parit hingga gurun, bahkan hingga laut yang sangat dalam. Sebagian besar spesies siput merupakan hewan laut. Banyak juga yang hidup di darat, air tawar, bahkan air payau. Kebanyakan siput merupakan herbivora, walaupun beberapa spesies yang hidup di darat dan laut dapat merupakan omnivora atau karnivora predator. Beberapa contoh Gastropoda seperti; bekicot, siput kebun, siput laut dan siput air tawar.