"Instalasi Seni Moss Lumut Alam" Memposisikan tumbuhan moss lumut sebagai karya seni yang unik dan hidup. Mengusung konsep mikro hutan kota di lahan dinding alami dalam halaman hunian, sebagai keindahan tak terduga yang dapat memberikan kejutan dan keunikan visual. "Miniatur Hutan dalam Gelas" Menekankan keindahan ekosistem mini yang hidup di dalam gelas. "Dunia Lumut di Antara Kayu" Menyoroti fokus utama pada tanaman lumut pada pot gelas yang tumbuh subur. "Waktu yang Berhenti di Atas Lumut" Menghubungkan jam antik dengan sifat tanaman lumut di dalam gelas yang lambat pertumbuhannya. "Miniatur Lantai Hutan Dengan Gelas Mini" "Siklus yang Tak Pernah Usai" Menyoroti bagaimana sesuatu yang sudah mati (kayu lapuk) bisa menjadi rumah bagi kehidupan baru (lumut dan tanaman). "Keindahan dalam Ketidaksempurnaan" Konsep estetika yang cukup cocok untuk pot kayu lapuk yang retak dan tidak beraturan, namun justru terlihat s...
Hotel Kresna Wonosobo merupakan salah satu ikon arsitektur kolonial terpenting di Jawa Tengah. Hotel berstatus cagar budaya ini tidak hanya menawarkan tempat menginap, tetapi juga menyimpan rekam jejak sejarah panjang sejak jaman Hindia Belanda hingga Indonesia modern. Pada awalnya hotel ini bernama Grand Hotel Dieng. Resmi beroperasi dan menerima tamu sejak tahun 1917. Hotel ini dibangun pada era pemerintah kolonial Belanda, hotel ini dirancang untuk melayani para pejabat elit Belanda, pengusaha perkebunan, serta wisatawan bangsawan Eropa yang melakukan perjalanan menuju Dataran Tinggi Dieng. Mengusung gaya kolonial klasik Belanda (Indische Empire Style) dengan ciri khas ceiling (langit-langit) yang tinggi, daun pintu dan jendela kayu berukuran besar, ubin antik, serta pekarangan dan taman yang luas. Memasuki era pendudukan Jepang hingga Agresi Militer Belanda, hotel ini berganti nama menjadi Hotel Merdeka. Hotel Merdeka menjadi markas dan tempat pertemuan penting para pejuan...