Pada dahulunya sekitar Sungai Serayu sudah memiliki berbagai pesona keindahan, kehidupan alami dan banyak pemandangan menarik lainnya. Sungai Serayu atau Bengawan Sarayu atau Kali Serayu terletak membentang di sebagian utara wilayah Jawa Tengah. Ada sekitar 5 kabupaten yg dilewati Sungai Serayu, yaitu kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas dan Cilacap. Sungai Serayu di Wonosobo cukup terkenal diantara sungai-sungai lainnya, seperti Sungai Begaluh , Sungai Tulis, Sungai Bogowonto , Sungai Sicantel, Sungai Kapulogo, Sungai Waroe, Sungai Prieng, Sungai Semagung, Sungai Siantap, Sungai Siton, Wangan Aji , Sungai Sigletuk, Sungai Cengis, Sungai Gede, Sungai Kemadu, Sungai Putih, Sungai Kabelukan dan masih banyak sungai lainnya yang terletak disekitar Kabupaten Wonosobo. Sungai-sungai diatas ada sebagian sungai-sungai yang bermuara di Sungai Serayu dan bermuara lagi di Laut. Baca Lainnya, Kayu Apung Sungai dan Asalnya , Ikan-ikan Dari Sungai Serayu , Konservasi Sederhana Su...
Kisah kehadiran jemaat Kristen Jawa di Wonosobo berawal pada tahun 1905, ketika seorang utusan lembaga misi Zending dari Belanda bernama Ds. (Dominus/Pendeta) Netelenbosch tiba di Kadipaten Wonosobo. Pendekatan pekabaran Injil saat itu tidak hanya dilakukan melalui mimbar, melainkan melalui pelayanan nyata masyarakat: • Bidang Kesehatan (1907): Didirikan Hulp Ziekenhuis (rumah sakit pembantu) untuk melayani pengobatan warga lokal. Fasilitas medis ini kelak berkembang dan menjadi cikal bakal RSUD Setjo Negoro Wonosobo. • Bidang Pendidikan (1912): Didirikan Standard School (sekolah angka 2 Zending) di Wonosobo dan Bendungan Selomerto untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak pribumi. Pada 7 Mei 1911, Ds. Netelenbosch membaptis warga pribumi pertama di Wonosobo yang kemudian menjadi pembantu pelayanannya. Sepanjang era 1920-an, jemaat Kristen Jawa di Wonosobo terus tumbuh. Sebelum memiliki gedung gereja sendiri, peribadatan dilakukan secara bergantian di rumah-rumah warg...