Wonosobo selalu punya cara tersendiri untuk memikat kenyamanan siapapun yang berkunjung. Wonosobo yang terletak di jantung Jawa Tengah dan diapit oleh Gunung Sindoro dan Sumbing, kota pegunungan ini cukup menyatu dengan hawanya yang sejuk, kabut tipis yang magis, dan lanskap alamnya yang asri. Pesona Wonosobo tidak hanya terletak di dataran tinggi Dieng saja. Jika Anda meluangkan waktu sejenak di pusat kotanya, Anda akan menemukan sebuah taman kota kecil yang menjadi beberapa keasriannya tersembunyi, dimana sebuah ruang publik mikro yang memadukan keasrian alam pegunungan dengan hangatnya sinar mentari pagi. Ketika kesejukan alami bertemu ruang publik yang cukup nyaman, hampir tiada berbeda dengan taman kota di kota-kota besar yang sering kali membuat nyaman untuk bersinggah sejenak atau sekedar duduk santai, di taman kota kecil kota Wonosobo memberi sensasi yang cukup berbeda. Pohon-pohon tua yang rindang, seperti cemara gunung dan pinus, tumbuh subur membentuk atap alam...
Di balik tirai kabut yang kerap menyelimuti kawasan lereng Pegunungan Dieng, Kabupaten Wonosobo menyimpan banyak kisah yang tak sepenuhnya tersentuh riuh publik. Salah satunya yaitu sebuah bekas PLTA dan Bendungan yang berada di Desa Kreo, Kecamatan Kejajar. Di tengah rimbunnya tebing lembah dan gemericik aliran sungai, berdiri kokoh struktur batu dan beton berlumut yang merupakan Bekas PLTA & Bendungan Sigelap (DAM Kreo). Situs ini bukan sekadar peninggalan beton tua, melainkan potret harmoni antara keasrian alam dan jejak rekayasa teknik masa lalu. Lembah Sigelap berada pada lereng yang cukup curam. Bebatuan hitam berundak yang sekilas tampak menyerupai formasi purba menghiasi dinding tebing dan dasar sungai. Di celah-celah inilah aliran air meliuk segar, membawa hawa dingin khas dataran tinggi Wonosobo. Bagi warga sekitar Kreo maupun Garung, tempat ini menyimpan memori kolektif. Jauh sebelum ramainya media sosial, kawasan ini menjadi area beraktivitas sehari-hari dan sur...