Menemukan Manis di Balik Ramainya Pasar
Pernah tidak, kamu datang ke suatu tempat bukan karena benar-benar butuh barangnya, tapi karena ingin melihat seseorang yang ada di sana? Seseorang yang senyumnya bisa langsung mencerahkan hari yang paling mendung sekalipun. Itulah yang saya alami akhir-akhir ini. Magnet itu bernama "Warung Mba Sari". Pesona di Balik dagangan warung. Awalnya, saya ke pasar tradisional hanya untuk menemani orang tua belanja bulanan. Di tengah hiruk-pikuk aroma rempah, teriakan para pedagang, dan lantai yang kadang agak becek, mata saya tertuju pada satu sudut yang sangat kontras. Sebuah warung buah dan jajanan pasar yang tertata sangat rapi, sewarna dengan kehangatan kayu-kayu penyangganya. Namun, bukan buah durian yang montok atau mangga ranum yang menarik perhatian saya. Melainkan sang penjaga warung. Seorang gadis dengan rambut yang dicepol asal, mengenakan baju batik sederhana yang justru membuatnya terlihat sangat anggun. Namanya Sari, setidaknya itu yang tertulis di papan kayu pena...










