Sumber air dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok, yaitu air angkasa (air hujan dan salju), air permukaan (air sungai, danau, dan reservoar), serta air tanah (air dari mata air, sumur dangkal, dan sumur dalam). Mata air dapat terjadi karena air permukaan meresap ke dalam tanah dan menjadi air tanah. Air tanah kemudian mengalir melalui retakan dan celah di dalam tanah yang dapat berupa celah kecil sampai gua bawah tanah. Air tersebut pada akhirnya akan menyembur keluar dari bawah tanah menuju permukaan dalam bentuk mata air. Mata air memancar Ke Permukaan sehingga di permukaan Bumi akan terlihat sebagai air yang memancar dari dalam tanah. Inilah yang dinamakan dengan mata air. Mata air juga merupakan bagian dari hidrosfer dan juga bagian dari air tanah. Sangat banyak sumber air yang bisa kita jaga kelestariannya seperti air hujan, air sungai, air embun, Air Sumur, air danau, air terjun, dan air tanah. Mata air (spring water) merupakan pemusatan keluarnya air tanah yang muncul di permukaan tanah sebagai arus dari aliran air tanah. Spring water dapat terbentuk akibat terpotongnya aliran air tanah oleh bentuk topografi setempat dan air keluar dari batuan.
Sungai Wangan Aji merupakan saluran air dan irigasi di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, sungai ini bermula mengalir dari cabangan sungai serayu di kecamatan garung yang mengalir sampai sungai magung di kecamatan wonosobo. Sungai Wangan Aji melewati wilayah Kali kuning, Penampelan, Klesman, Kongsi, Bumen, Krasak, Kalianget, jlegong, pager kukuh dan ber akhir di Sidojoyo Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo. Pada musim hujan, keadaan tingginya curah hujan yang datang dan aliran air yang tersumbat sampah, serta berdirinya bangunan liar di atas bantaran atau saluran sungai menyebabkan sungai ini banjir, yang pada waktu dulu terjadi di Kecamatan Mojotengah (Desa Blederan dan Kelurahan Kalianget) serta menggenangi ruas jalan utama Wonosobo–Dieng.

Komentar