Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita Rakyat

Sekilas Cerita Legenda Nyi Roro Kidul Dengan Laut Pantai Selatan

Dahulu kala di Kerajaan Pakuan Pajajaran, hiduplah seorang putri cantik jelita bernama Putri Kandita. Ia merupakan putri kesayangan Raja Prabu Siliwangi karena kebaikan hati dan parasnya yang menawan. Namun, kecantikan dan kasih sayang raja kepada Putri Kandita memicu rasa iri dan dengki dari para selir serta putra-putri raja lainnya. Khawatir posisi mereka terancam, para selir bersekutu dan menyewa seorang dukun sakti untuk mengutuk Putri Kandita. Suatu malam, kutukan itu bekerja. Wajah dan tubuh sang putri yang mulus mendadak dipenuhi bisul, kudis, dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat. ​Berbagai tabib istana dikumpulkan, namun tak satu pun mampu menyembuhkan penyakit misterius tersebut. Di bawah pengaruh prasangka dan desakan para selir, Prabu Siliwangi dengan berat hati memutuskan untuk mengasingkan Putri Kandita keluar dari istana agar penyakitnya tidak menular. ​Dengan hati hancur, Putri Kandita mengembara seorang diri tanpa tujuan. Langkah kakinya membawa sang putri berjalan...

Sepenggal Cerita Legenda Jaka Tarub dan Nawang Wulan

Legenda Jaka Tarub dan Nawang Wulan ialah salah satu cerita rakyat Jawa yang cukup termasyhur. Cerita ini tidak hanya menyampaikan dongeng romantis tentang manusia dan bidadari, tetapi juga terikat dengan asal-usul silsilah raja-raja Jawa dalam naskah Babad Tanah Jawi. ​Di sebuah desa di kawasan Jawa Tengah, hiduplah seorang pemuda tampan, gagah, dan pandai berburu bernama Jaka Tarub. Ia tinggal bersama ibu angkatnya, Mbok Rondo Tarub, yang merawatnya dengan penuh kasih sayang sejak kecil. ​Suatu hari, Jaka Tarub pergi jauh menembus belantara hutan untuk berburu burung dan menjangan. Karena tak kunjung mendapatkan buruan hingga menjelang sore, ia berjalan makin jauh mendekati sebuah telaga tersembunyi. Saat mendekat, ia mendengar suara gemericik air dan tawa riang. Dari balik semak-semak, Jaka Tarub terpana menyaksikan tujuh bidadari indah yang turun dari kayangan untuk mandi di telaga. ​Terpikat oleh paras cantik mereka, timbul niat buruk dalam diri Jaka Tarub. Secara sembunyi-sembuny...

Tuk Bima Lukar Kawasan Pegunungan Dieng dan Keindahan Pemandangan Sekitarnya

Tuk Bima Lukar, mata air atau sumber air yang berasal dari bawah lereng Gunung Perahu yang terletak di sekitar kawasan pegunungan Dieng. Tuk Bima Lukar merupakan Hulu dari Sungai Serayu. Tuk Bima Lukar juga merupakan Mata air yang di anggap suci bagi rakyat kuno di Dieng. Nama Bima Lukar di ambil dari kata Bima dan Lukar, Bima artinya nama salah satu satu tokoh dari Pandawa sedangkan Lukar yang berarti busana. Menurut legenda cerita nama Bima Lukar berarti sebagai tempat dimana tempat sang tokoh Pandawa yaitu dimana Bima saat sedang melukar (melepas) pakaiannya untuk disucikan. Tuk Bima Lukar tersebut terbuat dari batu jaman purba yang disimbolkan dengan batu lingga (bentuknya menyerupai alat kelamin pria) dan Yoni sebagai yang digunakan sebagai penampung air nya (berbentuk seperti alat kelamin wanita). Menurut cerita rakyat kuno air dari Tuk Bima Lukar ini diyakini bisa menjadikan awet muda apabila seseorang telah mencuci muka nya di Tuk Bima Lukar tersebut.