Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sekitar Wonosobo

Beberapa kesamaan Nama-nama Dusun, Desa dan Kelurahan Yang Menggunakan kata Wono di Wilayah Wonosobo

Gambar
Berikut beberapa kesamaan Nama-nama Dusun, Desa dan Kelurahan di Wonosobo  yang Menggunakan nama Wono di depannya : Wonosobo kota - 56311 Wonosobo barat - 56311 Wonosobo timur - 56311 WonosoboWonosari, Wonosobo - 56311 Wonobungkah, Jlamprang, Wonosobo - 56319 Wonolelo, Wonosobo - 56313 Wonorejo, Selomerto, Wonosobo - 56361 Wonokromo, Mojotengah - 56351, Wonosobo Wonosroyo, Watumalang - 56352 Wonosobo Wonokriyo, Watumalang - 56352 Wonosobo Wonokampir, Watumalang - 56352 Wonosobo Wonoroto, Watumalang - 56352, Wonosobo Wonosari, Kalikajar, Wonosobo Wonokerto, Leksono, Wonosobo Wonokasian, Sojokerto, Leksono, Wonosobo Wonolobo, Manggis, Leksono Wonosuko, Wonolelo, Wonosobo Wonojoyo, Bomerto, Wonosobo Wonokerso, Wonosari, Wonosobo

Sego atau Nasi Kucing Yang Banyak Digemari dan Masih Terkenal Hingga Kini

Gambar
Nasi Kucing ( ꦱꦼꦒꦏꦸꦕꦶꦁ,. Sěgå Kucing) merupakan makanan yang berasal dari Yogyakarta, Semarang, dan Surakarta. Sego atau nasi kucing umumnya berporsi sedikit, dan umumnya  ditambah sambal, ikan bandeng/teri, irisan tempe, lalu dibungkus daun pisang. Kata "nasi kucing" berarti "nasi untuk kucing" karena porsinya yang sedikit atau kecil. Kata tersebut berasal dari kebiasaan masyarakat Jawa yang memelihara kucing dan memberikan makanan untuk peliharaannya dengan porsi kecil atau sedikit. Nasi kucing biasanya berisi sambal, gereh pindang, dan nasi dengan porsi yang sedikit. Gereh pindang adalah salah satu makanan kucing sehingga hal ini yang membuat nasi yang berporsi sedikit ini disebut nasi kucing. Nasi ini sangat digemari oleh berbagai kalangan terutama kalangan muda seperti mahasiswa, terutama pada era reformasi saat bahan pokok mengalami kenaikan harga. Nasi atau Sego Kucing Disajikan dengan daun pisang dan bisa langsung disantap. Namun, seiring perkembangan zaman,...

Pegunungan Dieng Wonosobo Jawa Tengah

Gambar
Pegunungan Dieng (bahasa Jawa: ꦥꦒꦸꦤꦸꦔꦤ꧀ꦝꦶꦪꦺꦁ, translit. Pagunungan Dièng) merupakan kawasan pegunungan yang membentang dari wilayah barat Kabupaten Wonosobo, wilayah timur Kabupaten Banjarnegara, wilayah selatan Kabupaten Batang dan Kabupaten Pekalongan di Provinsi Jawa Tengah yang sekaligus menjadi batas alamiah bagi keempat kabupaten tersebut. Puncak tertinggi di Pegunungan Dieng berada di Gunung Parahu yang memiliki ketinggian lebih dari 2.590 meter di atas permukaan laut. Dieng pada masa dahulu kala merupakan pusat kegamaan Hindu dan tempat ditemukannya delapan candi dari Kerajaan Mataram Kuno. Sampai saat kini belum diketemukan sumber prasasti mengenai kapan candi tersebut dibangun, diperkirakan berkisar antara pertengahan abad ke-7 hingga abad ke-8 Masehi. Candi yang diketemukan di daerah Dieng diketahui didapati memiliki struktur batu tertua yang diketahui di Jawa. Pada zamannya candi di Dieng diperkirakan berjumlah 400 tetapi hanya delapan yang tersisa. Candi-candi yang tersisa...

Gunung Sumbing yang Memiliki Keindahan yang Menawan

Gambar
Gunung Sumbing (Ketinggian puncak 3.371 mdpl) adalah gunung berapi kerucut yang terdapat di Jawa Tengah, Indonesia. Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi ketiga di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru dan Gunung Slamet. Gunung ini secara administratif terletak di tiga wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Wonosobo. Bersama dengan Gunung Sindoro, Gunung Sumbing membentuk bentang alam gunung kembar, seperti Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, apabila dilihat dari arah Temanggung. Celah antara gunung ini dan Gunung Sindoro dilalui oleh jalan provinsi yang menghubungkan kota Temanggung dan kota Wonosobo. Jalan ini biasa dijuluki sebagai "Kledung Pass".

Gunung Sindoro dari Berbagi Sisi yang Memiliki Keindahan yang Menawan

Gambar
Gunung Sindoro atau Gunung Sundoro (puncak ketinggian 3.153 mdpl) (bahasa Jawa: ꦒꦸꦤꦸꦁꦱꦸꦤ꧀ꦢꦫ, translit. Gunung Sundara) merupakan sebuah gunung stratovolcano aktif yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia, dengan Temanggung dan Wonosobo sebagai kota terdekat. Gunung Sindoro terletak berdampingan dengan Gunung Sumbing. Gunung Sindara dapat terlihat jelas dari puncak sikunir dieng Hutan di kawasan Gunung Sundoro berjenis Hutan Dipterokarp Bukit, Hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung. Nama Sindoro berasal dari bahasa Sansekerta "Sundara" (सुन्दर) yang berarti 'indah'. Bentuk feminim dari Sundara adalah Sundari yang memiliki arti 'cantik'. Asal usul nama itu diperkuat dengan Manuskrip Bujangga Manik ketika dia sedang melewati dataran tinggi Dieng. Namun pada masa kini gunung tersebut berubah atau lebih akrab disebut dengan Gunung Sindoro.

Beberapa Bendung atau Dam Sungai Serayu di Wonosobo Yang Menarik Pemandangannya

Gambar
  Bendung Wangan Aji - Garung Wonosobo Bendung Jimat - Lempong Kalierang Selomerto - Timbang Leksono Wonosobo Dam Pingit - Jlamprang Leksono - Sawangan Leksono Wonosobo

25+ kesamaan Nama-nama Desa, Dusun dan Kelurahan di Wonosobo yang Menggunakan nama kata Kali di depannya

Gambar
Kalierang, Selomerto - 56361 Kalimade, Selomerto - 56361 Kaliputih, Selomerto - 56361 Kalilunjar, Tumenggungan, Selomerto - 56361 Kalianget, Wonosobo - 56319 Kalibeber, Kalibeber - 56351, Wonosobo Kaliwiro, Kaliwiro - 56364, Wonosobo Kaliguwo, Kaliwiro - 56364 Kaligowong, Wadaslintang - 56365 Kalidadap, Wadaslintang - 56365 Kalilembu, Dieng, Kejajar - 56354 Kalijeruk, Garung  Kalimendong, Leksono - 56362 Kaliduren, Leksono, Wonosobo Kalikajar, Kalikajar - 56372, Wonosobo Kalikuning, Kalikajar - 56372 Kalibawang, Kalibawang - 56373 Kalikarung, Kalibawang - 56373 Kalialang, Kalibawang - 56373 Kaliwuluh, Kepil -  Kalipuru, Kepil - Kaligintung, Gunturmadu Kaliasem, Gondang Kalitulang, Gondang Kalidesel, Watumalang  Kalitelu, Kalibening, Sukoharjo Kalimojo, Mojotengah  Kalicecep, Kertek Kalikutho, Kertek  Kalisuren, Suren Gede, Kertek - 56371 Kaliurip, Kertek Kaligesing, Watumalang

Sekilas Wonosobo dan Sekitar Wisatanya

Gambar
Dengan ketinggian sekitar 2000 meter lebih di atas permukaan laut, Kabupaten yang terletak di jalur tengah Provinsi Jawa Tengah ini cukup kaya akan tempat-tempat wisata alamnya, serta memiliki hawa udara yang sangat sejuk, air yang cukup bersih dan alami.

Pesona Alami Telaga Warna dan Telaga Pengilon

Gambar
Telaga Warna yaitu sebuah telaga yang sering memunculkan nuansa warna merah, hijau, biru, putih, dan lembayung, sedangkan Telaga Pengilon, berwarna jernih dan putih seperti kaca yang terletak bersebelahan persis dengan Telaga Warna. Uniknya warna air di sumur ini bening seperti tidak tercampur belerang dan Keunikan lainnya adalah yang membatasi Telaga Warna dengan Telaga Pengilon hanyalah rerumputan yang terbentuk seperti rawa.

Desa Sembungan - Desa Tersembunyi di Jawa Yang Tertinggi dan Banyak Wisatanya

Gambar
Desa Sembungan dari Puncak Sikunir Desa Sembungan  merupakan sebuah desa yang berada wilayah Kecamatan Kejajar, Dieng, Kabupaten Wonosobo. Desa ini berlokasi cukup tersembunyi yaitu berada di dekat perbukitan di sebelah barat Dieng. Kesejukan dan keindahan alamnya yang masih alami dan asri menjadikan Sembungan memberikan makna tersendiri dikalangan wisata mancanegara maupun domestik, selain itu di Desa Sembungan terdapat dua obyek wisata alam yang cukup ternama dan mempesona, yaitu Telaga Cebong dan Puncak Sikunir.

Carica Pepaya Pegunungan, Buah Carica Pepaya Khas Dari Dieng

Gambar
Buah Carica atau Cariaca merupakan salah satu jenis pepaya pegunungan yang berasal dari Dataran tinggi Andes, Amerika Selatan. Carica bisa lebih sering di jumpai di daerah dataran tinggi basah (sekitar 1500-3000 meter di atas permukaan laut).  Di Indonesia buah Carica bisa mudah di jumpai di daerah dataran tinggi Dieng dan Bali (Gedang Memedi). Desa Sembungan, Dieng, Wonosobo termasuk penghasil Carica atau Pepaya Gunung yang cukup dikenal di Indonesia.

Opak Lidah yang Renyah dan Gurih dari Sapuran Wonosobo

Gambar
Opak Ilat atau Opak Lidah merupakan salah satu cemilan khas daerah Wonosobo yang memiliki rasa manis gurih dan renyah. Opak Lidah ini cukup laris hingga saat ini dan masih banyak penggemarnya. Opak ini berasal dari daerah Sapuran, tepatnya berasal dari Desa Jolontoro Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo. Opak Lidah cukup digemari oleh masyarakat di wonosobo, selain harga yang cukup terjangkau, opak ini cukup awet apabila belum di masak ( jadi bisa dimasak sewaktu-waktu dalam jangka kurang lebih 1 bulanan ). Opak ilat atau opak lidah mudah ditemukan di berbagai daerah di wonosobo, biasanya opak ini dijajakan di pasar-pasar tradisional, di warung atau toko jajanan atau cemilan, ada juga yang dipikul keliling dan masih banyak tempat lainnya.

Melihat sejenak Jembatan jembatan Sungai di Sekitar Kabupaten Wonosobo

Gambar
Jembatan  merupakan suatu struktur yang berkonstruksi/ bangunan  yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan dan halangan, seperti lembah yang dalam, jurang, rel kereta api, alur sungai, saluran irigasi dan lain lain.