Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jajanansobo

Es Cendol Dawet Yang Khas dan Cukup Populer Hingga Sekarang

Es cendol merupakan minuman yang terbuat dari tepung beras dan sebagainya yang dibentuk dengan penyaring, kemudian dicampur dengan air gula dan santan. Nama "Cendol" berasal dari serapan bahasa Jawa "Cèndhol". Cendol merupakan minuman penutup es manis yang mengandung tetesan tepung beras hijau, santan, dan sirup gula aren. Es Cendol sebagai minuman tradisional khas Indonesia yang memiliki rasa manis dan gurih ini, merupakan inovasi dari dawet yang ditemukan oleh orang-orang Jawa, di sekitar abad 9 hingga awal abad 10. Pada awalnya terbuat dari tepung hunkue, tetapi kini cendol terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Pada saat membuat cendol, tepung beras diolah dengan diberi pewarna hijau dan dicetak melalui alat khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, tetapi saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan, cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepun...

Bubur Jenang Candil Yang Cukup Populer Hingga Sekarang

Makanan ini cukup populer di pulau Jawa dan memiliki nama lain yaitu jenang grendul. Makanan ini sering disajikan sebagai makanan pembuka pada saat berbuka puasa. Teksturnya kenyal saat digigit dan terasa manis. Bubur Candil biasanya juga dihidangkan bersama bubur sumsum dan menimbulkan rasa gurih. Selain di pulau Jawa, bubur ini juga dikenal di beberapa daerah di Indonesia dengan nama sesuai masing - masing.  Candil merupakan makanan Indonesia berupa bubur yang terbuat dari tepung ketan, gula merah dan santan. Tepung ketan ditambahkan sedikit tepung kanji dan air dingin dibentuk bulat dan direbus di dalam air gula dan dihidangkan dengan disiram kuah santan. Akibat bentuknya yang bulat, terkadang bubur ini juga dinamakan bubur biji salak. Namun, bahan pembuatan bubur biji salak berbeda dengan bubur candil. Candil berarti bulatan-bulatan kenyal yang berasal dari adonan tepung ketan. Pada acara penting, bubur Candil sering disajikan sebagai salah satu sajian. Hal ini diyakini karena ...

Jajanan atau Camilan Dodol Carica Khas Dieng Yang Populer Hingga Sekarang

Dodol carica Dieng merupakan jajanan atau camilan yang berbahan dasar dari buah carica khas Dieng Wonosobo. Dodol ini memiliki warna agak kuning, tekstur lembut dan kenyal, serta rasa manis dan sebuah citarasa yang tidak mudah diucapkan (turingsem). Ciri khas jajanan atau camilan dodol carica Berwarna agak kuning dan ada cukup kuning.  Berikut sekilas cara membuat dodol carica : Kupas dan cuci buah carica, lalu ambil bijinya, saring air perasan biji carica dengan air hangat Kukus carica yang telah di blender dengan air dan biji carica lalu campurkan carica yang telah di blender dengan tepung ketan, santan bubuk, garam, minyak, dan sisa air bijinya Masak campuran dengan wajan sambil terus diaduk hingga matang kemudian bungkus dodol carica sesuai selera Dan Jajanan dodol carica siap dihidangkan.   

Petos Yang Cukup Populer dan Favorit di Wonosobo

Petos atau Tempe Tepung Getas, atos atau renyah, merupakan Makanan Ringan yang cukup favorit di Wonosobo dan menjadi kebanggaan kuliner lokal yang masih populer hingga kini. Meskipun Petos tergolong baru, Makanan ringan yang satu ini bisa cukup dihandalkan karena ketahanan atau keawetannya yang tetap memiliki ke atosan atau kerenyahannya. Petos termasuk makanan ringan kering yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh, ataupun buat jajanan nyemil dan lainnya.  

Intep Yang Gurih dan Cukup Melegenda

Intep merupakan sisa menanak yang melekat pada dandang yang kemudian dikeringkan dan digoreng. Sedengkan kerak nasi adalah lapisan nasi kering, agak keras, dan sedikit hangus terbakar yang terdapat di dasar bagian dalam dandang atau kuali penanak nasi. Intep atau kerak nasi tercipta akibat beras yang dimasak terpapar panas langsung pada dinding kuali.  Intip berbahan dasar makanan yang terbuat dari nasi. Pada cerita jaman dahulu makanan ini terbuat ketika ibu-ibu menanak nasi memakai kwali atau wajan atau kendhil. Jika nasi tersebut sudah setengah matang lalu nasi dipindahkan ke tempat lain yang dinamakan Dandang dan kemudian dikukus. Biasanya di dasar kwali atau wajan masih terdapat sisa nasi yang masih menempel dan terlihat gosong. Nasi yang masih menempel itu dinamakan intip. Intip yang masih menempel didasar kwali atau wajan lalu diambil dan dikeringkan. Ketika sudah kering intip ini lalu digoreng, dan intip pun siap disajikan atau dihidangkan sebagai makanan atau jajanan ringa...

Makanan dan Jajanan Khas Wonosobo Yang Cukup Populer Hingga Sekarang

Berikut beberapa Makanan dan Jajanan Khas Wonosobo Yang Cukup Populer Hingga Sekarang : Sego Megono Mie Ongklok  Tempe Kemul Sego Bucu Soto Golak  Teh Pt.Tambi  Kue Sagon Minuman atau Bubuk Kopi Purwaceng  Manisan Buah Carica Dendeng Gepuk Opak Singkong Petos  Combro Kering Keripik Jamur Kacang Dieng

Gedang Kemul atau Pisang Goreng Kemul Yang Masih Melegenda dan Digemari

Gedang Kemul atau Pisang Goreng yang berselimut Tepung termasuk juga salah satu makanan ringan goreng yang khas, atau jajanan goreng yang kadang difungsikan sebagai pelengkap menu untuk hidangan pada acara - acara sederhana. Kadang jajanan goreng juga dimakan pada kalangan-kalangan tertentu. Sebuah Pisang yang di selimuti dengan tepung dan beberapa bumbu sebagai Kemul atau Selimut dan, dibuat dengan cara digoreng (dibuat dari Gedang yang di kasih kemul atau selimut lalu digoreng, dalam bahasa jawa biasa atau sering disebut dengan glepung). Di Indonesia ada beberapa macam Gedang Kemul khas dengan berbagai ciri yang khas tersendiri sesuai daerah masing masing. Untuk di beberapa daerah biasanya Gedang kemul merupakan sejenis makanan ringan goreng yang lebih umum berbentuk bulat oval seperti pisang, karena memang pisang yang empuk, enak dan cukup menyehatkan itu berwarna agak kuning coklat keputihan)., Di Wonosobo, Gedang atau Pisang Kemul banyak dijual di warung-warung kaki lima, seperti...

10 Gorengan Yang Masih Banyak Digemari Hingga Kini Selain Tempe Kemul

Gorengan atau makanan ringan khas goreng yang masih Digemari dan sering dijumpa di daerah-daerah pada umumnya. Gorengan merupakan jajanan atau kuliner ringan yang pada pembuatannya dengan digoreng menggunakan minyak yang kadang juga menggunakan balutan atau selimut dari tepung dan beberapa bumbu-bumbu. Salah satu diantara banyak gorengan, tempe kemul masih cukup laris dan banyak digemari. makanan ini termasuk sebagian jenis jajanan goreng yang cukup terkenal selain mendoan, disamping perbedaannya yang tidak jauh (sesama gorengan yang berbahan dasar tempe dan berselimut atau berbalutan). T empe kemul juga cocok dimakan bersama makanan-makanan utama atau masakan-masakan lainnya. Berikut merupakan 10 makanan goreng favorit selain tempe kemul khas Wonosobo : Geblek Bakwan Blonggem / Tape Goreng Tahu Kemul Gembus Kemul Pisang Goreng / Gedang Kemul Balok / Banggleng / Singkong Goreng Gelempung / Ketela Goreng Kemul Bolang-baling Molen / Molen Pisang   Tempe kemul juga cocok digunakan ...