Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Terpopuler

Bukit Pegunungan Sikunir Dengan Sinar Keemasannya (Golden Sunrise) Yang Menakjubkan

Bukit Sikunir merupakan salah satu wisata yang terletak di Desa Sembungan , Kecamatan Kejajar, Dieng Wetan, Kabupaten Wonosobo.  Baca lainnya: Peninggalan Candi-Candi di Dieng Bukit Sikunir berada pada ketinggian 2.300 MDPL (meter diatas permukaan laut). Wisata Bukit Sikunir menawarkan berbagai pemandangan gunung yang dapat diilhat langsung diatas puncak, seperti Gunung Sindoro , Gunung Prau, dan Gunung Sumbing , Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Lawu, Gunung Slamet, dan kawasan pegunungan lainnya yang dapat dilihat langsung saat cuaca cerah.   Salah satu Wisata di Wonosobo panorama yang paling menarik adalah golden sunrise (pesona keemasan matahari terbit). Dahulu disebutkan bahwa dahulu kala pesona golden sunrise ada yang terbaik se Asia Tenggara. Untuk menikmati keindahan golden sunrise , pengunjung disarankan untuk mendaki sekitar pukul 04.00 sampai pukul 05.00. Bukit Sikunir juga memiliki area berkemah untuk para wisatawan yang ingin mendalami dan leb...

Duren, Si Rojo Woh-wohan Sing Banget Terkenale

Duren minangka woh sing cukup terkenal lan memasyarakat, sawetara wong nganggep duren nduweni aroma manis sing nyenengake, ana uga sing nganggep ambune banget lan ora nyenengake. Duren nduweni woh putih ijo kuning sing diarani duren. Ing njero ana limang wadah kaya oranye sing spesial, lan kaya mentega sing kandel, kanthi kombinasi rasa. Mambu kasebut nyebabake reaksi wiwit saka apresiasi sing jero nganti nesu banget. Ambune sing tetep nganti pirang-pirang dina, nyebabake sawetara hotel lan layanan transportasi umum ing endi wae ngerti durian. Woh duren ambune metu sawise kurang luwih 2-4 dina dipetik, sawise dipetik, duren mambu ing kulit kanthi eri isih landhep, ambune prasaja saka kulit woh duren dicampur karo jus cilik sing dipotong utawa dipetik. gagang lan durung wangi. Dene ambune woh duren nduweni pirang-pirang jenis pilihan, wiwit saka ambune entheng, sithik wangi nganti ambune kuwat lan arum banget. Ambune woh duren biso dene nedahaken matenge duren sing mambu utawa ambune se...

Mengenal Sedikit Dengan Kayu Apung Sungai dan Asalnya

Kayu apung di sungai berbatu dan berkerikil di sebuah Sungai Tengah yang diperlihatkan oleh kayu apung. Kayu apung di danau atau bendungan sungai sebuah Sungai selatan maupun utara yang diperlihatkan oleh kayu apung.  Kayu apung merupakan kayu yang terhanyut ke pantai atau pantai laut, danau, atau sungai karena angin, pasang surut, arus sungai yang mengalir atau ombak lautan. Sedangkan kayu apung sungai dan danau merupakan kayu yang berasal dari sungai-sungai atau danau, yang sudah mengapung maupun yang terdampar di bebatuan, di pesisir sungai atau danau dan kadang sudah terhampar di tanah atau rerumputan dekat sungai atau danau berpesisir. Baca Juga, Sekitar Sungai Serayu Wonosobo , Mengenal Sedikit  Tumbuhan Kecil Rumput Lumut , Kayu apung yang bertengger di pinggiran sungai atau danau, kadang menyediakan tempat untuk beberapa burung jenis sungai. Namun, kayu apung menyediakan tempat berlindung dan makanan bagi burung jenis sungai, ikan, dan spesies air lainnya saa...

Telaga Cebong Sikunir, Desa Sembungan Dieng Wonosobo

Telaga Cebong, sebuah telaga yang terletak di sekitar pegunungan Dieng, lebih tepatnya telaga ini berada di Desa Sembungan, Kabupaten Wonosobo. Sembungan merupakan salah satu desa teringgi di Jawa Tengah. Desa Sembungan sudah cukup terkenal dengan keindahan alamnya baik di Indonesia maupun di luar negeri. Selain itu pesona Telaga alamnya memiliki keindahan tersendiri. Telaga cebong disamping dimanfaatkan sebagai tempat pariwisata, Telaga Cebong juga dimanfaatkan masyarakat setempat untuk pengairan lahan pertanian yang berupa tanaman dan sayur mayur lainnya.

Tempe Kemul yang khas di Wonosobo

Tempe Kemul merupakan salah satu makanan ringan atau cemilan goreng yang dibuat dengan cara digoreng (tempe kemul dibuat dari tempe yang di kasih kemul atau selimut dengan adonan tepung dan bumbu lalu digoreng). ada beberapa macam tempe kemul khas di Indonesia, dan mempunyai ciri tersendiri di daerah masing-masing.  Baca lainnya, Sego Bucu Wonosoboan , Sego Megono Khas Wonosobo , Legendar atau Gendar Wonosoboan Di beberapa daerah biasanya tempe kemul disebut Mendoan, dan salah satu tempe kemul yang mempunyai ciri khas sedikit berbeda yaitu Tempe Kemul Wonosobo. Pada umumnya Tempe Kemul Wonosobo memiliki ciri berwarna kuning dan untuk ukurannya kurang lebih sebesar telapak tangan. Di daerah Wonosobo Tempe Kemul banyak dijual di kaki lima, seperti misalnya di warung-warung gorengan, warung bakso, mie ayam, mie ongklok, dan lainya. Makanan ini cukup digemari oleh beberapa masyarakat di Wonosobo termasuk juga wisatawan, baik Mancanegara maupun Domestik. Tempe kemul termasuk makanan ri...

Segarnya Pemandangan Air Terjun Winong Desa Winongsari

Air Terjun Winong , merupakan air terjun alami yang terletak di daerah Desa Winongsari, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo. Curug atau air terjun ini termasuk salah satu  tempat wisata alam air terjun terbaik yang ada di Wonosobo dan tidak kalah menarik dengan Curug atau air terjun lainnya. Air Terjun  Winong mempunyai keindahan air terjun yang cukup alami dan kesejukan yang begitu menyegarkan.

Cerita Rakyat Sejarah Wonosobo

Sejarah singkat Wonosobo menurut cerita rakyat, pada sekitar abad XVII tersebutlah tiga orang pengelana yang masing-masing bernama Kyai Kolodete, Kyai Karim dan Kyai Walik, mulai merintis suatu pemukiman di Wonosobo. Selanjutnya Kyai Kolodete berada di dataran tinggi Dieng, Kyai Karim berada di daerah Kalibeber dan Kyai Walik berada di sekitar Kota Wonosobo sekarang ini. Sejak saat itu daerah di daerah ini mulai berkembang, tiga orang tokoh tersebut dianggap sebagai "cikal bakal" dari masyarakat Wonosobo yang dikenal sekarang ini.

Sepintas Cerita Legenda Tuk Bima Lukar, Kawasan Pegunungan Dieng

Tuk Bima Lukar,  mata air atau sumber air yang berasal dari bawah lereng Gunung Perahu yang terletak di sekitar kawasan pegunungan Dieng. Tuk Bima Lukar merupakan Hulu dari Sungai Serayu. Tuk Bima Lukar juga merupakan Mata air yang di anggap suci bagi umat Hindu Kuno Dieng. Nama Bima Lukar di ambil dari kata Bima dan Lukar, Bima artinya nama salah satu satu tokoh dari Pandawa sedangkan Lukar yang berarti busana. Menurut legenda cerita nama Bima Lukar berarti sebagai tempat dimana tempat sang tokoh Pandawa yaitu dimana Bima saat sedang melukar (melepas) pakaiannya untuk disucikan.

Carica Pepaya Pegunungan, Buah Carica Pepaya Khas Dari Dieng

Buah Carica atau Cariaca merupakan salah satu jenis pepaya pegunungan yang berasal dari Dataran tinggi Andes, Amerika Selatan. Carica bisa lebih sering di jumpai di daerah dataran tinggi basah (sekitar 1500-3000 meter di atas permukaan laut).  Di Indonesia buah Carica bisa mudah di jumpai di daerah dataran tinggi Dieng dan Bali (Gedang Memedi). Desa Sembungan, Dieng, Wonosobo termasuk penghasil Carica atau Pepaya Gunung yang cukup dikenal di Indonesia.

Pesona Sunrise Gardu Pandang Setieng Kejajar Yang Menarik

Gardu pandang Setieng adalah sebuah gardu dengan pemandangan alam yang indah. Gardu pandang yang bukan termasuk tempat wisata utama ini berada di pinggir jalan arah Dieng, yaitu di Desa Setieng, Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.  Gardu pandang ini bisa digunakan sebagai tempat peristirahatan/ transit bagi para wisatawan yang hendak menuju kawasan wisata Dieng. Selain pemandangan alam yang indah dengan latar belakang Gunung Sindoro dan Sumbing, tempat ini juga termasuk salah satu tempat terindah untuk pemandangan Sunrise nya, terutama saat musim panas tiba. Karena letak dari Gardu pandang ini yang hampir sejajar lurus dengan puncak Sikunir, yang memiliki salah satu pemandangan sunrise terbaik di kawasan wisata Dieng. jadi pemandangan sunrise di Gardu pandang Tieng tidak diragukan lagi untuk keindahan sunrise nya.