Wayang Kulit Tradisional Yang Melegenda
Dalang (Halang) itu sendiri berasal dari bahasa jawa yang berarti Ngudhal Piwulang. Ngudhal artinya membuka atau menyebarluaskan dan Piwulang berarti ajaran, pendidikan, ilmu, informasi. Jadi keberadaan dalang dalam pertunjukan wayang kulit bukan saja sebagai aspek tontonan hiburan semata, tetapi juga tuntunan.
Wayang Kulit lebih populer di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sedangkan Wayang Golek lebih sering dimainkan di Jawa Barat. Pertunjukan wayang kulit telah diakui oleh UNESCO sebagai karya warisan kekayaan budaya Indonesia yang mengagumkan dan berharga (Masterpice of Oral and Intangible Heritage of Humanity).
Wayang berasal dari kata "Ma Hyang" yang berarti menuju kepada roh spiritual, dewa atau Tuhan Yang Maha Esa. Secara umum cerita wayang di ambil dari kisah Mahabarata dan Ramayana, yang tidak dibatasi dengan standar tersebut atau juga bisa dari cerita lainnya.
Wayang berasal dari kata "Ma Hyang" yang berarti menuju kepada roh spiritual, dewa atau Tuhan Yang Maha Esa. Secara umum cerita wayang di ambil dari kisah Mahabarata dan Ramayana, yang tidak dibatasi dengan standar tersebut atau juga bisa dari cerita lainnya.


