Orong-orong atau Jangkrik Tanah Yang Hidup Lebih Di Malam Hari

Orong-orong merupakan termasuk salah satu hewan langka yang suka bersembunyi di lubang dan berburu makanan di malam hari. Mereka hidup di sawah kering, gurun, ladang, dan padang rumput .
Hewan ini tidak penting dalam kehidupan manusia dan tidak menyebabkan bahaya. Hewan ini termasuk dalam famili belalang karena perilakunya atau makanannya. Di Asia Timur, hewan ini terkadang diolah/dimasak dan dimakan. Belalang yang ada di masyarakat juga kadang dapat digunakan sebagai makanan.
Orong-orong atau Jangkrik tanah merupakan hewan kecil, berwarna cokelat gelap, berkulit tebal yang hidup di lubang-lubang tanah atau didalam tanah gembur. Jangkrik tanah disebut anggé-anggé, dalam bahasa Sunda disebut gaang, dalam bahasa Toba disebut singke. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai mole cricket, atau "cricket tikus mondok". Semuanya termasuk dalam famili Gryllotalpidae. Jangkrik tanah juga merupakan hewan omnivora, termasuk dalam famili Gryllotalpidae. Makanan mereka adalah jangkrik atau cacing. Mereka juga dapat memakan akar pohon atau rumput jika tidak dapat menemukan makanan. Jangkrik tanah yang memakan akar dan rumput atau sayuran hijau dapat dikelompokkan ke dalam famili wereng daun. Orong-orong atau Jangkrik tanah juga dapat dimakan oleh hewan lain seperti burung, tikus, dan sejenisnya .


Komentar