Postingan

Menariknya Matahari Tenggelam Menjelang Malam di Tepian Pantai

Gambar

Kayu Bakar Bahan Bakar Yang Melegenda Hingga Kini

Gambar
Kayu Bakar merupakan kayu-kayu atau kumpulan kayu yang digunakan sebagai bahan bakar untuk pembakaran segala sesuatu yang memerlukan proses pembakaran. Pada umumnya kayu bakar masih belum diproses atau tidak dikeringkan dan belum melalui pemotongan khusus, jadi bagian-bagian kayu masih terlihat aslinya.

25+ kesamaan Nama-nama Desa, Dusun dan Kelurahan di Wonosobo yang Menggunakan nama kata Kali di depannya

Gambar
Kalierang, Selomerto - 56361 Kalimade, Selomerto - 56361 Kaliputih, Selomerto - 56361 Kalilunjar, Tumenggungan, Selomerto - 56361 Kalianget, Wonosobo - 56319 Kalibeber, Kalibeber - 56351, Wonosobo Kaliwiro, Kaliwiro - 56364, Wonosobo Kaliguwo, Kaliwiro - 56364 Kaligowong, Wadaslintang - 56365 Kalidadap, Wadaslintang - 56365 Kalilembu, Dieng, Kejajar - 56354 Kalijeruk, Garung  Kalimendong, Leksono - 56362 Kaliduren, Leksono, Wonosobo Kalikajar, Kalikajar - 56372, Wonosobo Kalikuning, Kalikajar - 56372 Kalibawang, Kalibawang - 56373 Kalikarung, Kalibawang - 56373 Kalialang, Kalibawang - 56373 Kaliwuluh, Kepil -  Kalipuru, Kepil - Kaligintung, Gunturmadu Kaliasem, Gondang Kalitulang, Gondang Kalidesel, Watumalang  Kalitelu, Kalibening, Sukoharjo Kalimojo, Mojotengah  Kalicecep, Kertek Kalikutho, Kertek  Kalisuren, Suren Gede, Kertek - 56371 Kaliurip, Kertek Kaligesing, Watumalang

Beberapa kesamaan Nama-nama Desa, Dusun dan Kelurahan di Wonosobo yang Menggunakan nama kata Wono di depannya

Gambar
Wonosobo kota - 56311 Wonosobo barat - 56311 Wonosobo timur - 56311 Wonosobo Wonosari, Wonosobo - 56311 Wonobungkah, Jlamprang, Wonosobo - 56319 Wonolelo, Wonosobo -  56313 Wonorejo, Selomerto, Wonosobo -  56361 Wonokromo, Mojotengah -  56351,  Wonosobo Wonosroyo, Watumalang -  56352  Wonosobo  Wonokriyo, Watumalang - 56352 Wonosobo Wonokampir, Watumalang -  56352  Wonosobo Wonoroto, Watumalang -  56352,  Wonosobo Wonosari, Kalikajar, Wonosobo Wonokerto, Leksono, Wonosobo Wonokasian, Sojokerto, Leksono, Wonosobo Wonolobo, Manggis, Leksono Wonosuko, Wonolelo, Wonosobo Wonojoyo, Bomerto, Wonosobo Wonokerso, Wonosari, Wonosobo

Cerita Awal Mula berdirinya Desa Tumenggungan Selomerto Wonosobo

Gambar
Desa Tumenggungan berdiri pada tahun yang tidak diketahui sejarahnya. Diperkirakan berdiri pada abad 18 ketika terjadi perang Diponegoro melawan Belanda. Sehingga desa Tumenggungan ini lahir sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945. Hingga saat ini pemerintah desa Tumenggungan belum menemukan dokumen dan bukti sejarah yang menyebutkan tahun berdirinya desa Tumenggungan. Sejarah desa Tumenggungan hanya bisa dirunut berdasarkan cerita lisan yang berkembang secara turun menurun di tengah masyarakat, bahwa Desa Tumenggungan didirikan oleh seorang Tumenggung pengikut Pangeran Diponergoro pada abad ke 18 yang berasal dari Yogyakarta. Siapa nama Tumenggung tersebut, hingga saat ini belum ada dokumen dan bukti sejarah yang menorehkan nama pendiri desa Tumenggungan pada saat itu. Banyak cerita yang beredar bahwa nama Tumenggung tersebut adalah Tumenggung Selomanik, hal ini dibuktikan dengan adanya makam petilasan Tumenggung Selomanik yang berada di Dusun Kalilunjar. dimana pada waktu perang Di...

Cerita pengisahan awal mula Kecamatan Selomerto

Gambar
Sejarah Keberadaan Selomerto ( Kecamatan) terkait sejarah Wonosobo berdasarkan cerita rakyat, pada sekitar abad XVII tersebutlah tiga orang pengelana yang masing-masing bernama Kyai Kolodete, Kyai Karim dan Kyai Walik, mulai merintis suatu pemukiman di Wonosobo Selanjutnya Kyai Kolodete berada di dataran tinggi Dieng, Kyai Karim berada di daerah Kalibeber dan Kyai Walik berada di sekitar Kota Wonosobo sekarang ini. Sejak saat itu daerah di daerah ini mulai berkembang, tiga orang tokoh tersebut dianggap sebagai "cikal bakal" dari masyarakat Wonosobo yang dikenal sekarang ini. Makin lama daerah ini semakin berkembang, sehingga semakin ramai. Dikemudian hari dikenal beberapa nama tokoh penguasa daerah Wonosobo yang pusat pemerintahannya di Selomanik. Dikenal pula tokoh bernama Tumenggung Wiroduta di Pacekelan Kalilusi, yang selanjutnya dipindahkan ke Ledok atau Plobangan saat ini. Salah seorang cucu Kyai Karim juga disebut sebagai salah seorang penguasa di Wonosobo. Cucu...

Menariknya Bangunan Sebuah Tugu, Gapura dan Penanda Selamat Datang Jalan di Sekitar Wonosobo

Gambar
Secara filosofi makna gapura dapat diartikan sebagai struktur bangunan yang merupakan pintu masuk atau gerbang menuju ke suatu kawasan. Sehingga gapura sering diartikan sebagai suatu simbol, tugu atau penanda gerbang menuju kawasan masa depan yang menyenangkan, makmur, gemar ripah loh jinawi, dan sukses bagi mayarakat yang tinggal didalamnya. Pada saat ini bangunan gapura sudah di modifikasi bentuk, dan arsitekturnya berdasarkan ciri khas setiap daerah. Beberapa gapura lebih variatif sesuai dengan selera dan kemajuan teknologi. Maka sesuai tradisi masyarakat kita, setiap daerah berlomba membangun gapura di titik-titik perbatasan daerah atau pintu menuju ke suatu kawasan tertentu, dengan menonjolkan ciri khas artsitektur daerah masing-masing. Seiring perkembangan zaman makna gapura semakin menebal tidak hanya sebagai petunjuk seseorang atau lebih yang menuju kesebuah kawasan tetapi lebih mengarah pada makna harga diri dan prestise sebuah daerah, bahkan saat ini gapura juga telah menj...