Postingan

Beberapa Bendung atau Dam Sungai Serayu di Wonosobo Yang Menarik Pemandangannya

Gambar
  Bendung Wangan Aji - Garung Wonosobo Bendung Jimat - Lempong Kalierang Selomerto - Timbang Leksono Wonosobo Dam Pingit - Jlamprang Leksono - Sawangan Leksono Wonosobo

Durian, (King of Fruits) Si Raja Buah Yang Cukup Banyak Diminati Hingga Sekarang

Gambar
Durian merupakan salah satu buah yang cukup diminati, di beberapa orang menganggap durian memiliki aroma manis yang menyenangkan, sedangkan yang lain menganggap aromanya terlalu menyengat dan tidak menyenangkan. Durian memiliki buah berwarna hijau kekuningan semu putih yang disebut durian. Di dalamnya ada lima benda seperti jeruk memanjang, dan menyerupai mentega kental, dengan kombinasi rasa. Baunya membangkitkan reaksi mulai dari apresiasi mendalam hingga rasa jijik yang intens. Baunya yang masih bertahan, yang mungkin bertahan selama beberapa hari, telah menyebabkan sejumlah hotel dan layanan transportasi umum dimanapun mengakui durian. Buah Durian mengeluarkan bau setelah sekitar 2-4 hari dipetik, setelah dipetik durian berbau pada kulit dengan duri-durinya yang masih tajam, aroma kulit buah durian yang sederhana bercampur sedikit getah dari potongan atau petikan tangkai dan belum wangi. Sedangkan bau buah durian tersebut memiliki beberapa varian tertentu, baik dari ber aroma lemb...

Manuk Emprit atau Burung Pipit yang Menarik

Gambar
Burung pipit merupakan kelompok aves dari famili Estrildidae atau manuk Emprit (bhs jw) burung berparuh pendek pemakan biji-bijian. Zaman dulu banyak orang menyebut burung ini dengan istilah Burung Finch hingga zaman sekarang. Sedangkan di Indonesia, burung berikut lebih sering disebut sebagai emprit atau bondol. 

Belalang Kukus yang Menarik

Gambar
Belalang kukus hijau (Atractomorpha crenulata) merupakan spesies belalang yang diketemukan di wilayah Asia.  Belalang atau serangga herbivora pemakan dedaunan tumbuhan.

Mengenal Sedikit Dengan Kayu Apung Sungai dan Asalnya

Gambar
Kayu apung di sungai berbatu dan berkerikil di sebuah Sungai Tengah yang diperlihatkan oleh kayu apung. Kayu apung di danau atau bendungan sungai sebuah Sungai selatan maupun utara yang diperlihatkan oleh kayu apung.  Kayu apung merupakan kayu yang terhanyut ke pantai atau pantai laut, danau, atau sungai karena angin, pasang surut, arus sungai yang mengalir atau ombak lautan. Sedangkan kayu apung sungai dan danau merupakan kayu yang berasal dari sungai-sungai atau danau, yang sudah mengapung maupun yang terdampar di bebatuan, di pesisir sungai atau danau dan kadang sudah terhampar di tanah atau rerumputan dekat sungai atau danau berpesisir. Baca Juga, Sekitar Sungai Serayu Wonosobo , Mengenal Sedikit  Tumbuhan Kecil Rumput Lumut , Kayu apung yang bertengger di pinggiran sungai atau danau, kadang menyediakan tempat untuk beberapa burung jenis sungai. Namun, kayu apung menyediakan tempat berlindung dan makanan bagi burung jenis sungai, ikan, dan spesies air lainnya saa...

Menariknya Tanaman Bonsai Hias dan Menumbuhkannya

Gambar
Bonsai bukan hanya tanaman hias biasa, tetapi juga simbol dari nilai-nilai filosofis yang mendalam pada tanaman dalam sebuah pot. Dengan memahami filosofi bonsai, manusia dapat memperoleh beberapa pengetahuan dan banyak wawasan tentang kesabaran, kesederhanaan, harmoni dengan alam, dan pentingnya menghargai proses kehidupan. Bonsai (盆栽 ) merupakan tanaman atau pohon yang dikerdilkan di dalam pot dangkal dengan tujuan membuat miniatur dari bentuk asli pohon besar yang sudah tua di alam bebas atau di alam aslinya. Penanaman (sai, 栽) dilakukan di pot dangkal yang disebut bon (盆). Istilah bonsai sendiri berasal dari bahasa Jepang, yaitu (bon, 盆) yang berarti pot dan (sai, 栽) yang berarti pohon. Jika ingin menanam bonsai dari bibit, Anda harus mampu mengatur pertumbuhan pohon pada tahap perkembangannya. Tergantung spesiesnya, namun Anda mungkin memerlukan waktu kurang lebih sekitar lima tahun hingga bibit tersebut bisa menjadi pohon bonsai dewasa. Filosofi bonsai atau menumbuhkan pohon mi...

Mengenal Kodok Kolong atau Katak Kampung

Gambar
Kodok Bangkong atau kodok kolong atau katak kampung kadang sering ditemukan di sekitar halaman rumah dan kebun dekat rumah. Melompat pendek-pendek, dan bergerak perlahan. Kodok bangkong keluar dari persembunyiannya di bawah tumpukan batu, kayu, atau di sudut-sudut lingkungan sekitar rumah pada waktu Magrib, dan kembali ke tempat semula di waktu Subuh. Terkadang, tempat persembunyiannya itu dihuni bersama oleh sekelompok kodok besar dan kecil. Kodok tersebut menyebar luas mulai dari India, Republik Rakyat Tiongkok selatan, Indochina sampai ke Indonesia bagian barat. Kodok Bangkong Kolong atau Kodok Bangkong Kampung memiliki nama ilmiah Bufo melanostictus Schneider. Kodok ini juga dikenal dengan beberapa nama lain seperti kodok buduk (Btw.), kodok berut/kerok, kodok kintêl (Jw.), kodok brama (Jw., yang berwarna kemerahan), dan Asian black-spined toad (Ingg.).