Postingan

Terminal Bis (Terminal Mendolo) Wonosobo

Gambar
Terminal bis atau kadang disebut juga stasiun bus merupakan bangunan atau struktur tempat bis kota atau bis antarkota berhenti untuk menaik turunkan penumpang. Terminal bis lebih besar daripada halte bis, yang umumnya hanya berupa bangunan kecil di tepi jalan raya tempat bis dapat berhenti. Terminal bis dapat berstatus sebagai terminus bis untuk banyak trayek, atau sebagai terminal transfer antar trayek. Per an terminal bus dapat ditetapkan untuk rute bus tertentu atau bahkan diperlengkapi dengan beberapa sistem informasi penumpang. Terminal Mendolo merupakan terminal pusat transportasi darat di Wonosobo dengan Tipe A utama di Wonosobo, Jawa Tengah. Di terminal ini memfungsikan sebagai hubungan penting untuk tujuan lokal seperti (Purwokerto, Purbalingga) dan antarprovinsi (Yogyakarta, Semarang, Jakarta, Bandung) serta memfungsikan juga sebagai titik transit pendaki gunung, dengan menawarkan beberapa fasilitas seperti ruang tunggu AC, ATM, dan minimarket. 

Sagon Yang Khas dan Sudah Ada Semenjak Dahulu Kala

Gambar
Sagon merupakan sejenis kue basah yang pada zaman dahulu banyak dibuat dari campuran kelapa yang diparut halus dan tepung sagu, namun di beberapa daerah kini dibuat dari tepung ketan maupun tepung kanji. Dua bahan utama berupa parutan kelapa dan tepung tersebut dipadatkan di loyang khusus yang umumnya berbentuk setengah lingkaran. Namun di beberapa daerah, seperti di Wonosobo, sagon berbentuk lingkaran. Sagon dikenal di Indonesia, utamanya di banyak daerah di pulau Jawa dan Sumatra. Sagon masih mudah ditemui di acara-acara pameran kuliner khas atau tradisional dengan berbagai varian bentuk hingga tekstur. Sagon yang dijual dalam kemasan plastik untuk jangka waktu yang panjang biasanya diproses hingga kering. Sedangkan di Wonosobo, kue sagon diproses masih agak lunak di bagian dalam sehingga hanya bertahan dalam waktu satu hingga dua hari. Cita rasa yang dihasilkan cenderung gurih dan manis dan biasanya ditaburi bahan tambahan berupa gula pasir sebagai pugasan. Aroma sagon yang harum da...

Serabi Lempit Yang Melegenda dan cukup Populer Hingga Kini

Gambar
Kata serabi sendiri diambil dari bahasa Jawa, yaitu dari kata "rabi" yang berarti "kawin". Bisa jadi karena proses pembuatan serabi yang cukup sebentar dan tidak terlalu lama maka orang Jawa menyebutnya dengan kata "Serabi" (seperti waktu proses sekali kawin). Serabi lempit merupakan satu di antara ribuan jajanan pasar tradisional yang berasal dari Indonesia. Serabi lempit dibuat dari bahan yang sama dengan serabi, hanya saja bentuknya berbeda. Jika serabi disajikan dengan bentuk merekah, serabi lempit justru disajikan dengan dilipat-lipat atau digulung sehingga disebut serabi lempit (lempit = lipat dalam bahasa Jawa).

Leye atau Sego Leye Yang Masih Populer Hingga Sekarang

Gambar
Leye merupakan salah satu sebutan untuk makanan tradisional yang berbeda-beda tergantung daerahnya, leye juga bisa berupa nasi jagung di Jawa Tengah, atau makanan dari singkong seperti thiwul di Wonosobo. Leye berbahan dasar serealia, baik jagung maupun singkong, sehingga makanan leye dapat menjadi sumber karbohidrat.

Sate Kambing Yang Populer dan Terkenal Hingga Sekarang

Gambar
Sate kambing merupakan sejenis makanan sate yang terbuat dari bagian daging kambing. Bagian daging kambing yang dipilih tersebut disate (ditusuk dengan bambu yang sudah diruncingkan dan dirapikan yang dibentuk seperti lidi yang agak besar) dan dibumbui dengan rempah-rempah dan bumbu dapur, kemudian dibakar. Untuk penyajiannya disajikan bersama lalapan kubis, tomat, dan bawang merah yang diiris tipis kemudian diberi kecap dan ditambahkan taburan merica. Sate kambing sangat populer di Indonesia, terutama di Jawa, di mana beberapa resep daerah muncul dan yang paling terkenal di antaranya adalah sate kambing Jakarta, sate kambing Tegal dari Jawa Tengah, sate Maranggi dari Jawa Barat, dan sate kambing Madura dari Jawa Timur. Meskipun demikian, sate kambing adalah istilah umum untuk sate kambing di daerah tersebut yang tidak terlepas dari resep spesifiknya. " sate kambing " termasuk salah satu bagian dari masakan Indonesia yang populer hingga sekarang. Makanan atau hidangan ini jug...

Oxyopes, si Laba-laba Lynx Yang Lebih Banyak Terdapat di Dekat Persawahan dan Perkebunan Liar

Gambar
Oxyopes merupakan suatu genus dari laba-laba lynx yang dapat ditemukan di seluruh dunia. Genus ini mencakup sekitar 300 spesies dan tergolong pada famili Oxyopidae. Seperti anggota kelompok laba-laba lynx lainnya, Oxyopes dapat dengan mudah dikenal dengan enam mata yang lebih besar yang tersusun secara heksagonal di bagian atas kepalanya (prosoma), dengan dua mata lainnya yang lebih kecil berada di depan. Mereka juga dicirikan dengan bulu-bulu mirip duri halus (seta) pada kakinya. Mereka merupakan sebuah predator penyergap, yang memburu mangsa dengan penglihatannya secara aktif. Meski mereka memproduksi dan menggunakan sutra, mereka tidak membuat jaring untuk menangkap mangsa. Jenis laba-laba ini umumnya lebih banyak berwarna hijau cerah selain itu menyesuaikan habitatnya yang lebih mudah dijumpai di dekat-dekat persawahan dan perkebunan liar. Laba-laba betina biasanya berukuran sekitar 1,5 hingga 1,9 cm dengan kaki panjang berduri dan perut lonjong sedangkan laba-laba jantan jauh lebi...

Luwing.. Luding, Luloh, Keluwing atau Kaki Seribu

Gambar
Luwing, Luloh, Keluwing atau Kaki seribu merupakan Ordo dari anggota hewan tak bertulang belakang yang termasuk dalam filum Arthropoda, kelas Myriapoda. Tubuh hewan ini berbentuk silinder, jumlah segmennya sekitar 29-100 dan jumlah kakinya sebanyak ± 227 atau 116 pasang kaki, setiap segmennya hanya mempunyai sepasang kaki dan setiap abdomen mempunyai lima pasang kaki dan dua pasang spirakel.Kaki seribu (B. Ing. Millipede), luing, luding, luloh, luwing, atau keluwing (kelas Diplopoda, sebelumnya juga disebut Chilognatha) merupakan artropoda yang memiliki dua pasang kaki per segmen (kecuali segmen pertama di belakang kepala, dan sedikit setelahnya yang hanya memiliki satu kaki). Hewan ini berkembang biak dengan bertelur. Hewan ini tak berbahaya, mereka banyak mengalah dan kulit tubuh menjadi alat perlindungan serangan pemangsa. Dengan gerak khas nya, kalau terdesak melingkar melindungi diri. Untuk tambahan catatan; “kalau memegang jangan dekat mata, hewan ini punya cairan yang bisa disem...