Cabai Gendot Dieng Yang Populer Dan Khas Dataran Tinggi Pegunungan

Cabe gendot Dieng ( Capsicum chinense ) merupakan cabai super pedas khas dataran tinggi pegunungan dengan bentuk mendekati bulat menggembung, renyah, dan memiliki tingkat kepedasan hingga tiga kali lipat rawit setan. Cabai yang cukup populer di Dieng dan Jawa Barat, cabai ini sering diolah menjadi oseng-oseng, sambal, atau tumisan yang menyegarkan.

Karakteristik & Fakta Menarik Cabai Gendot :
• Rasa & Tekstur : Pedas tajam namun segar dengan aroma seperti paprika, serta tekstur kulit yang tebal dan renyah.

• Warna : Saat panen berwarna hijau, dan akan berubah warna menjadi merah menyala saat matang.

• Tingkat Kepedasan : Termasuk keluarga habanero dengan skala Scoville tinggi, sering dianggap lebih pedas dari cabai rawit biasa.
• Penyimpanan : Dapat bertahan cukup lama, sekitar 10 hari di suhu ruang dan lebih dari sebulan di kulkas.

• Kegunaan : Sangat populer diolah menjadi oseng-oseng cabai gendot di kawasan wisata Dieng sebagai makanan penghangat tubuh.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Awal Mula Sungai Serayu di Wonosobo

Luwing.. Luding, Luloh, Keluwing atau Kaki Seribu

Cerita Rakyat Asal Mula Sungai Serayu