Cecak Kayu

 
Cecak kayu merupakan sejenis reptil yang dikenal dalam bahasa daerah, kecuali nama umum seperti cakcak (bahasa Sunda), cicek (Betawi), cecak (Jawa) dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris disebut common house gecko dan dalam bahasa Belanda disebut tjitjak, serapan dari bahasa Indonesia.Cecak rumah yang berukuran sedang, sampai sekitar 120 mm. Moncong relatif pendek. Dorsal berwarna abu-abu keputihan berbintik-bintik atau kehitaman. Ventral putih atau agak kekuningan. Tak ada jumbai kulit di sisi tubuh maupun di tungkai. Ekor membulat, dengan enam deret duri-duri kulit yang lunak.Sifat-sifat ekologis dan perilaku cecak kayu mirip dengan cecak tembok Cosymbotus platyurus, hanya agaknya lebih kerap ditemui pada bagian yang berkayu di rumah atau di pohon dan semak di halaman. Tidak seperti cecak tembok, cecak ini lebih umum ditemui di bagian luar rumah atau di tempat terbuka. Dengan mangsa utama berupa serangga kecil-kecil, cecak kayu terutama aktif berburu di malam hari (nokturnal). Cecak ini sering didapati bercampur dengan jenis cecak lain (C. platyurus dan G. mutilata) dalam kumpulan cecak di sekitar lampu. Di siang hari, cecak ini bersembunyi di sela-sela kayu atau dinding rumah.