Langsung ke konten utama

Postingan

Filosofi dan Sedikit Makna Mengenal Kayu Lapuk

Di dalam belantara kehidupan, kita sering kali mendewakan hal-hal yang kokoh, megah, dan tak tertandingi. Pohon-pohon tinggi yang berdiri tegak sering dianggap sebagai simbol kejayaan. Namun, ketika sang waktu menjalankan tugasnya dan pohon itu akhirnya tumbang lalu menjadi kayu lapuk (kayu yang sudah rapùh), secara umumnya pandangan manusia cenderung berubah. Kayu lapuk kerap disingkirkan, diangap limbah, atau dinilai sudah kehilangan gunanya. Padahal, jika kita bersedia mengamatinya lebih dalam, ada filosofi penerimaan dan keberlanjutan yang begitu anggun dari sebongkah kayu yang mengering dan melapuk. ​1. Transformasi dan Keikhlasan Melepaskan. ​Kayu lapuk mengajar tentang seni berpisah dengan kejayaan masa lalu. Dahulu, ia mungkin menjadi bagian dari dahan rindang yang menaungi banyak makhluk dari terik matahari. Namun, ketika energinya habis, ia tidak menolak proses pembusukan. Ia menerima lapuk sebagai bentuk transformasi yang alami. ​Dalam kehidupan manusia, kita kerap terjebak ...

Candi Bima Yang Merupakan Salah Satu Candi Tertua dan Terbesar di Kawasan Dataran Tinggi Dieng

Candi Bima merupakan salah satu candi tertua dan terbesar yang berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, tepatnya terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara (berdekatan dengan komplek kawah Sikidang). ​Candi Bima memiliki gaya arsitektur unik yang menggabungkan corak India Selatan (gaya Kalinga) dan India Utara (gaya Sikhara). Arsitektur Candi Bima sangat berbeda bila dibandingkan dengan candi-candi lain di komplek Dieng seperti Candi Arjuna atau Candi Semar. Pada bagian atap yang bertingkat, terdapat relung-relung yang dihiasi relief kepala manusia atau patung setengah badan yang disebut Kudhu. ​Candi Bima menghadap ke timur, memiliki alas denah berbentuk bujur sangkar dengan penampil yang menonjol di setiap sisinya, sehingga membentuk denah bersisi delapan. Sedangkan untuk penamaan "Bima" berasal dari nama salah satu tokoh Pandawa dalam kisah Mahabharata, dan mengikuti tradisi penamaan candi-candi lainnya di kawasan dataran tinggi Dieng. Baca juga ;...

Cerita Kisah Legenda Kelahiran Lakon Bima Bungkus

Kelahiran putra kedua Prabu Pandu Dewanata dan Dewi Kunti menyelimuti Istana Hastinapura dengan kecemasan mendalam ketika sang bayi lahir terbungkus selaput plasenta gaib yang luar biasa kuat. Tidak ada sebilah keris, tombak, maupun senjata pusaka mana pun di kerajaan yang mampu merobek wujud Bima Bungkus tersebut. Atas petunjuk Begawan Abiyasa, sang bayi akhirnya diasingkan ke Hutan Mandalasara, dibiarkan bertapa menanti kehendak para dewa hingga bertahun-tahun lamanya. ​Keberadaan bungkus gaib di tengah hutan sempat dimanfaatkan oleh Patih Sakuni dan para Kurawa. Dengan dalih ingin membantu memecahkan selaput tersebut, Kurawa justru berniat berniat jahat memusnahkan sang bayi. Namun, alih-alih hancur, setiap sabetan senjata dan godam para Kurawa justru berbalik memantulkan energi dahsyat yang membuat mereka lari berhamburan dalam keadaan babak belur. ​Keheningan hutan berakhir saat Kahyangan Jonggring Saloka bergetar hebat akibat aura pertapaan sang bayi dari dalam selaputnya. Batar...

8 Kawah Yang Berada di Sekitar Kawasan Pegunungan Dieng

1. Kawah sikidang merupakan lapangan perkawahan di Dataran Tinggi Dieng yang berada paling dekat dengan kawasan percandian Dieng. Kawah ini terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Posisinya berada di sebelah timur dari Bukit Pangonan, berdekatan dengan Kawah Sibanteng. 2. Kawah sileri merupakan kawah vulkanik aktif yang berada di wilayah Dataran Tinggi Dieng. Kawah ini terletak di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah 3. Kawah candradimuka Merupakan kawah vulkanik aktif yang terletak di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, di kawasan Dataran Tinggi Dieng 4. Kawah sinila merupakan salah satu kawah vulkanik aktif yang berada di sebelah utara pusat Kecamatan Batur, Banjarnegara, tepatnya di perbatasan tiga desa: Batur, Sumberejo, dan Pekasiran. Lubang kawah Sinila berupa danau kecil yang berada pada suatu cekungan. 5. Kawah sibanteng merupakan salah satu kawah aktif di Dataran Tinggi Di...

6 Puncak Menarik di Kawasan Pegunungan Dieng

1. Puncak GUNUNG BISMA 2. Puncak BUKIT SIKUNIR 2. Puncak BUKIT SEROJA 4. Puncak GUNUNG PANGONAN 5. Puncak GUNUNG PRAU 6. Puncak GUNUNG PAKUWOJO

Sekilas Cerita Legenda Nyi Roro Kidul Dengan Laut Pantai Selatan

Dahulu kala di Kerajaan Pakuan Pajajaran, hiduplah seorang putri cantik jelita bernama Putri Kandita. Ia merupakan putri kesayangan Raja Prabu Siliwangi karena kebaikan hati dan parasnya yang menawan. Namun, kecantikan dan kasih sayang raja kepada Putri Kandita memicu rasa iri dan dengki dari para selir serta putra-putri raja lainnya. Khawatir posisi mereka terancam, para selir bersekutu dan menyewa seorang dukun sakti untuk mengutuk Putri Kandita. Suatu malam, kutukan itu bekerja. Wajah dan tubuh sang putri yang mulus mendadak dipenuhi bisul, kudis, dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat. ​Berbagai tabib istana dikumpulkan, namun tak satu pun mampu menyembuhkan penyakit misterius tersebut. Di bawah pengaruh prasangka dan desakan para selir, Prabu Siliwangi dengan berat hati memutuskan untuk mengasingkan Putri Kandita keluar dari istana agar penyakitnya tidak menular. ​Dengan hati hancur, Putri Kandita mengembara seorang diri tanpa tujuan. Langkah kakinya membawa sang putri berjalan...

Pohon Jambu Dari Suku-sukuan (Myrtaceae) Atau Jambu-jambuan

Pohon Jambu merupakan sebutan umum untuk sekelompok tanaman buah dari suku jambu-jambuan (Myrtaceae). Di Indonesia, jenis yang paling populer dan banyak dibudidayakan yaitu Jambu Biji / Jambu Batu (Psidium guajava) serta kelompok Jambu Air (Syzygium aqueum) dan Jambu Bol (Syzygium malaccense). ​Ciri fisik dan morfologi (Jambu Biji - Psidium guajava) berbentuk pohon kecil atau semak berkayu keras dengan tinggi berkisar 3–10 meter. Batangnya bercabang rendah, bersudut banyak, dan memiliki permukaan kulit luar (tatal) halus berwarna cokelat muda yang halus serta mudah mengelupas. Dengan daun tunggal berhadapan, berbentuk bulat telur memanjang (elliptical–obovate). Permukaan daun bagian bawah berbulu halus dengan pertulangan daun menyirip yang terlihat jelas dan menonjol. Daunnya mengeluarkan aroma khas saat diremas. Pohon Jambu Biji memikiki bunga kecil berwarna putih atau krem yang keluar dari ketiak daun, bertangkai, dan memiliki banyak benang sari tebal di tengahnya. ​Buahnya berdaging...